Bermimpi ular tafsirnya adalah sesuatu yang amat memudlorotkan atau bisa dikatakan sebagai musuh kita.
Karena sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah di atas mimbar dengan berkata:
اُقْتُلُوا الْحَيَّاتِ وَاقْتُلُوْا ذَا الطُّفْيَتَيْنِ وَالأَبْتَرَ فَإِنَّهُمَا يَطْمِسَانِ الْبَصَرَ وَيَسْتَسْقِطَانِ الْحَبَلَ. (أخرجه مسلم ص ٢٢٣٣
“Bunuhlah ular-ular dan bunuhlah dza ath-thufyatain dan al–abtar (nama dari dua jenis ular berbisa) karena keduanya membutakan pandangan dan menggugurkan kandungan.” (HR. Muslim hadits no. 2233).
Jika ular tersebut berada di dalam rumah berarti musuh tersebut adalah saudara sendiri.
Sebagai mana hadits yang diriwayatkan dari Abus Sa’ib, maula Hisyam bin Zahrah bahwa ia menjenguk Abu Sa’id Al-Khudry di rumahnya. Aku dapati ia sedang shalat. Maka aku pun duduk menunggunya. Setelah selesai shalat aku mendengar suara di salah satu tiang di atap rumah. Aku melihatnya ternyata seekor ular. Maka aku pun bangkit hendak membunuhnya.
Abu Sa’id mengisyaratkan agar aku duduk kembali. Aku pun duduk. Setelah keluar beliau menunjuk sebuah rumah. Beliau bertanya, “Apakah engkau melihat rumah itu?” “Ya!” jawabku.
Beliau bercerita, “Dahulu di rumah itu tinggallah seorang pemuda yang baru saja menikah. Maka kami pun berangkat bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ke peperangan Khandaq. Pemuda itu meminta izin kepada Rasulullah untuk kembali ke rumah pada tengah hari.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengizinkannya dan berkata kepadanya, Bawalah senjatamu, aku takut engkau dihadang oleh Yahudi Bani Quraizhah. Maka pemuda itu pun membawa senjatanya. Kemudian ia kembali ke rumahnya. Sesampainya di rumah ia dapati isterinya berdiri di depan pintu rumahnya.
Maka ia pun menyerbu ke arah isterinya untuk memukulnya dengan tombaknya. Ia telah terbakar rasa cemburu. Si isteri berkata kepadanya, Tahan dulu tombakmu terhadapku! Masuklah ke dalam rumah supaya engkau dapat melihat apa yang menyebabkan aku keluar rumah. Maka pemuda itu pun masuk ke dalam rumah ternyata ia dapati ular besar melingkar di atas tempat tidurnya. Maka ia pun menyerangnya dengan menusukkan tombaknya.
Kemudian ia keluar dan menancapkan ular itu pada tombaknya lalu ular itu menggeliat dari ujung tombak dan menyerangnya, tidak diketahui siapakah yang lebih dahulu mati apakah ular itu atau pemuda tadi. Kami pun menceritakan peristiwa itu kepada Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, kami berkata, Mintalah kepada Allah agar Dia menghidupkannya kembali untuk kami. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam berkata: Mintakanlah ampunan untuk Sahabat kalian ini.
Kemudian beliau bersabda, ; Sesungguhnya kota Madinah ini dihuni oleh jin-jin yang telah masuk Islam. Jika kalian melihat ular, maka usirlah selama tiga hari. Jika masih terlihat setelah itu, maka bunuhlah karena ia adalah syaitan.” (HR. Muslim ; 2236).
Lalu mengapa ditafsirkan sebagai saudara sendiri?
Karena jin itu adalah saudara manusia.
Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:
لَا تَسْتَنْجُوا بِالرَّوْثِ، وَلَا بِالْعِظَامِ، فَإِنَّهُ زَادُ إِخْوَانِكُمْ مِنَ الْجِنِّ
“Janganlah kalian beristinjak (bersuci setelah buang air) dengan kotoran dan tulang. Karena itu adalah makanan bagi saudara kalian dari kalangan jin.” (HR. Turmudzi 18, dan dishahihkan Al-Albani)
Sehingga melihat ular di dalam rumah tafsirnya adalah musuh dari saudara sendiri.
Dan jika bermimpi melihat seekor ular mati, artinya Allah Subhanahu Wata’ala membinasakan musuhnya.
Wallahu a'laamu bishowwab.
http://mimpiku.web.id/tafsir/u/Ular.html
==============
The snake in the dream of its interpretation is something that is very destructive or can be said to be our enemy.
Because as hadith narrated from Ibn ‘Umar radhiyallahu‘ anhuma that he heard the Prophet sallallaahu ‘alaihi wa sallam sermon on the pulpit saying:
اُقْتُلُوا الْحَيَّاتِ وَاقْتُلُوْا ذَا الطُّفْيَتَيْنِ وَالأَبْتَرَ فَإِنَّهُمَا يَطْمِسَانِ الْبَصَرَ وَيَسْتَسْقِطَانِ الْحَبَلَ. (أخرجه مسلم ص ٢٢٣٣
"Kill the snakes and kill dza ath-thufyatain and al-abtar (the name of two types of venomous snakes) because they blind sight and abort the womb." (Narrated Muslim hadith no. 2233).
If the snake is in the house means that the enemy is his own brother.
As for the hadith narrated from Abus Sa'ib, he was Hisham bin Zahrah that he visited Abu Sa'id Al-Khudry at his house. I found him praying. So I sat waiting for him. After finishing the prayer I heard a sound on one of the poles on the roof of the house. I saw it, and it turned out to be a snake. So I got up to kill him.
Abu Sa'id signaled that I sit back. I sat down. After coming out he pointed to a house. He asked, "Did you see the house?" "Yes!"
He said, "In the past there was a young man who had just married. So we departed with the Messenger of Allaah alaihi wa sallam to the Khandaq war. The young man asked the Prophet for permission to return home at midday.
The Prophet sallalla ahu alaihi wa sallam allowed him and said to him, Bring your weapon, I am afraid that you will be confronted by the Jews of Banu Quraizhah. So the young man took his gun. Then he returned to his house. When he arrived at the house he found his wife standing at the door of his house.
So he stormed his wife to hit him with his spear. He has been burning with jealousy. The wife said to him, Hold your spear first against me! Enter the house so you can see what caused me to leave the house. So the young man entered the house, and he found a large snake coiled on his bed. So he attacked him by jabbing his spear.
Then he went out and stuck the snake on his spear, and the snake writhed from the tip of the spear and attacked him, it was not known who had died before the snake or the young man. We also told the incident to the Prophet sallallaahu alaihi wa sallam, we said, Ask God that He revive it for us. The Messenger of Allaah alaihi wa sallam said: Ask forgiveness for your friends.
Then he said, Indeed, the city of Medina is inhabited by genies who have converted to Islam. If you see a snake, then drive it for three days. If it is still visible after that, then kill it because it is shaitan. ”(Narrated by Muslim; 2236).
Then why is it interpreted as your own brother?
Because the genie is a human brother.
The Prophet sallallaahu alaihi wa sallam said:
لَا تَسْتَنْجُوا بِالرَّوْثِ ، وَلَا بِالْعِظَامِ ، فَإِنَّهُ زَادُ إِخْوَانِكُمْ مِنَ الْجِنِّ
"Don't let you rest (purify after urinating) with dirt and bones. Because it is food for your brothers from among the genies. "
So seeing the snake in the house of interpretation is an enemy of your own brother.
And if you dream of seeing a dead snake, that means Allah Subhanahu Wata'ala destroys his enemy.
Walla a'laamu bishowwab.
http://mimpiku.web.id/tafsir/u/Ular.html